Pengertian Nilai Estetis

  Dalam rangka pengertia umum tentang nilai, pengertian keindahan diangap sebagai salah satu jenis nilai seperti halnya nilai moral, nilai ekonomis dan nilai-nilai yang lain. Nilai yang berhubungan dengan segala sesuatu yang tercakup dalam pengertian keindahan disebut nilai estetis. Pada prinsipnya masalah estetika selalu bertumpu pada dua hal, yaitu keindahan dan seni. Kedua hal tersebut berkaitan dengan masalah nilai, pengalaman estetis dan penciptaan seni (seniman). Keindahan dan seni merupakan dua hal yang saling berhubungan. Salah satu perwujudan keindahan adalah karya seni.

  Bagai mana hubungan keindahan dengan seni telah dijawap oleh para filosof sepanjang jaman. Beberapa ahli berpendapat bahwa seni dan keindahan tidak terpisahkan. Sedangkan yang lainya berpendapat seni tidak selalu selalu indah atau bertujuan untuk keindahan. Pendapat bahwa seni tidak tepisah kan dengan keindahan terutama oleh Baumgarten sebagai pelopor ilmu Estetika. Menurut Baumgarten, tujuan dari keindahan adalah untuk menyenagkan dan menimbulkan keinginan. Manifestasi keindahan tertingi tercermin pada alam sehinga tujuan seni adalah keindahan dan mencontoh alam.

  Para ahli seni yang berpendapat bahwa seni tidak selalu indah menuju kepada karya-karya seni kontemporer dewasa ini (lukisan dan patung) yang menampilkan gambar-gambar kotor bahkan menjijikkan dan mennunjuk pada karya manusia purba yang menampilkan wujud yang kadangkala menyeramkan . Mereka berpendapat bahwa seni bukan produk keindahan tetapi produk problem seniman.

  Seni memang bukan produk keindahan tetapi keindahan itu merupakan suatu idealisasi yang sebaiknya melekat pada media seni itu. Keindahan bukan hanya kesenangan indrawi tetapi juga terletak di dalam hati.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar