Motif Batik Semen

  Motif batik semen mempunyai corak yang beraneka ragam. Semen darikata semi-semian, yang berarti berbagai macam tumbuhan dan suluran. Pada motif ini sangat luas kemungkinannya dipadukan dengan ornamen lainya, antara lain: naga, burung, candi, gunung, lidah api dan sawat atau sayap. Apabila ditinjau dan dirangkai secara keseluruhan dalam bentuk motif semen mempunyai makna bahwa hidup manusia dikuasai (di wengku) oleh penguasa tertingi.

  Kehidupan berasal dari empat unsur yaitu: bumi, air, api, dan angin yang memberi watak dasar dari hidup itu sendiri. Bila jalan hidupnya sesat, pada hidup yang akan datang hidupnya di dunia bawah atau di lembah kesengsaraan. Sebaliknya jika jalan hidupnya penuh dengan kebaikan akan masuk kedunia atas (kemulyaan). Kesimpulan ornamen bermotif semen adalah bahwa hidup tidak mudah, sengsara atau mulia tergantung dari perbuatan dan pengendalian hidup manusia itu sendiri. Batik dan ragam hias tumbuhan seperti motif semen remeng dengan latar belakang putih disebut motif batik semen latar putih. Remeng berarti samar-samar dengan katalain keadaan diantara terang dan gelap. Maksut dari semen remeng adalah pemakai diharapkan mampu melihat atau membedakan yang terang dan yang gelap atau yang baik dan yang buruk.

  Diantara motif-motif batik tradisional yang ada dan dipakai oleh golongan masarakat luas adalah motif batik semen rama dan ratu ratih. Motif ini merupakan simbolisasi istri yang baik, yang melambangkan kesetiaan seorang istri kepada suami. Apapun kedudukan seorang istri, di dalam kehidupan rumah tanga yang menjadi kepala keluarga adalah suami. Istri harus taat dan setia kepada norma yang ada dalam kehidupan rumah tangga, tidak dibenarkan terlalu menuntut.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar