Aliran Impresionisme


  Dalam bahasa Indonesia, arti impresionisme adalah kesan. Jadi karya impresionisme adalah karya seni lukis yang ingin mengungkap kesan. Sekelompok pelukis di Prancis pada ahir abat ke-18, mulaitidak senang dengan cara melukis akademi yang selalu mengambar di setodio. Kelompok pembaharu mempunyai anggapan bahwa alam merupakan guru yang terbaik, membuat mereka berhambur kejalan-jalan, keladang, kepingir sungsi untuk mengambar secara langsung. Lantaran di luar matahari mulai menyengat, mereka menjadi kepanasan sehinga mereka melukis denga cepat baik karena panas maupun kerena perjalanan matahari dari timur kebarat mempengaruhi bayangan dan pewarnaan. Secara otomatis, mereka memperhatikan keberadaan dan gerak cahaya. Lambatlaun mereka menomor satukan cahaya, dan menomor duakan unsur-unsur yang lain.

  Lukisan Claude Monet (1840-1926 M) yang berjudul impresi: Fajar Menyingsing di pamerkan pada tahun 1874. Lukisan Monet yang berupa kesan benda yang berwarna ditolak oleh kritikus seni pada waktu itu dan diejek sebagai lukisan kesan yang belum selesai (bahasa perancis: impresion). Melukiskan kesan alam yang diterima dengan sepontan, bagian-bagian yang kecil tidak diindahkan, yang di pentingkan keseluruhanya sehinga suasanna bentuk, gerak dan sinar itu dilukiskan tidak terpisah.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar